Pages

Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 November 2013

Cara Mempercepat Koneksi Internet


1. Cara mempercepat koneksi internet dengan memaksa Windows menggunakan 100% bandwidth internet kita. Secara default, Windows membatasi hanya 80% bandwidth internet saja yang bisa kita gunakan. Sisanya yang sebesar 20% disisakan untuk QoS traffic seperti Windows update, VoIP, dll. Dengan memaksa Windows untuk menggunakan 100% bandwidth internet kita, maka anda akan mendapatkan peningkatan kecepatan internet hingga sebesar 20%!
Silahkan ikuti panduan berikut ini untuk memaksa Windows menggunakan 100% bandwidth yang kita miliki :
- Klik Start -> Run -> ketik gpedit.msc
- Pilih Local Computer Policy -> Computer Configuration -> Administrative Templates -> Network -> QoS Packet Scheduler
- Double klik Limit Reservable Bandwidth
- Pilih menu Enable kemudian isi bandwidth limit dengan nilai 0.
- Klik apply dan restart komputer anda.

2. Trik mempercepat koneksi internet dengan tweak registry.
Cara ini memiliki fungsi yang sama dengan cara 1, yaitu untuk memaksa Windows menggunakan 100% bandwidth yang kita miliki.
- Klik Start >> ketik Regedit >> tekan Enter
- Akses HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows
- Klik kanan folder Windows, pilih New >> Key. Beri nama key tersebut Psched
- Klik kanan PSched yang baru saja anda buat, pilih New -> DWORD (32-bit) Value
- Beri nama value tersebut NonBestEffortLimit
- Klik kanan pilih Modify
- Pilih Decimal dan isi value data dengan 0
- Klik OK dan restart komputer anda.

3. Tips mempercepat koneksi internet dengan mengubah setting masing-masing port.
- Klik Start -> My Computer -> klik kanan dan pilih properties- Pilih Device Manager
- Pilih Port (COM & LPT)
- Double klik masing-masing port,
pada tab Port Setting ubah setting bits per second menjadi 128000 dan ubah Flow Controlnya menjadi Hardware.
Lakukan di masing-masing port yang ada.

4. Trik mempercepat internet dengan menggunakan OpenDNS.
OpenDNS adalah Public DNS gratis yang performanya sangat maknyuss.
Mengganti DNS standar anda dengan DNS milik OpenDNS bisa mempercepat koneksi internet anda hingga 20% lebih cepat.
- Klik Start -> Control Panel -> Network and Internet -> Network and Sharing Center -> Local Area Connection -> Properties
- Pilin Internet Protocol Version 4 -> properties
- Ubah DNS menjadi berikut ini
Preferred DNS Server: 208.67.222.222
Alternate DNS Server: 208.67.220.220
- Klik OK
Selain menggunakan DNS milik OpenDNS, anda juga bisa menggunakan DNS milik Google
Preferred DNS Server: 8.8.8.8
Alternate DNS Server: 8.8.4.4
NB : DNS milik OpenDNS jauh lebih cepat dibandingkan DNS milik Google.


5. Cara mempercepat internet dengan mengaktifkan DNS Cache.
Saat DNS Cache aktif, maka saat kita mengunjungi sebuah situs, komputer akan menyimpan cache situs tersebut. Sehingga saat kita mengunjungi situs tersebut di lain waktu, kita tidak lagi mendownload isi situs secara keseluruhan.
Hal ini tentu saja akan membuat proses membuka situs menjadi lebih cepat.
Cara mengaktfikan DNS Cache adalah sebagai berikut
- Copy kode berikut ini di notepad dan simpan dengan nama: dnscache.reg
REGEDIT4
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Dnscache\Parameters]
"CacheHashTableBucketSize"=dword:00000001
"CacheHashTableSize"=dword:00000180
"MaxCacheEntryTtlLimit"=dword:0000fa00
"MaxSOACacheEntryTtlLimit"=dword:0000012d
- Jalankan dnscache.reg tersebut

Simpan notepad tersebut dengan nama dnscache.reg, file ini bisa anda letakan dimana saja. Kemudian dari my computer atau explorer cari file yang anda simpan tadi kemudian buka file tersebut (klik 2 kali). Klik yes untuk menginstal data tersebut ke registry PC anda. 


6. Cara mempercepat internet dengan tweaking cpipParameter.
Cara ini cocok sekali bagi anda yang menggunakan jaringan internet Broadband/DSL.
- Copy kode berikut ini kemudian simpan dengan nama: cpip.reg
REGEDIT4
[HKEY_LOCAL_MACHINESYSTEMCurrentControlSetServicesT cpipParameters]
“SackOpts” = dword: 00000001
“TcpWindowSize” = dword: 0005ae4c
“Tcp1323Opts” = dword: 00000003
“DefaultTTL” = dword: 00000040
“EnablePMTUBHDetect” = dword: 00000000
“EnablePMTUDiscovery” = dword: 00000001
“GlobalMaxTcpWindowSize” = dword: 0005ae4c

- Jalankan cpip.reg

7. Cara mempercepat koneksi internet bagi pengguna koneksi LAN.
Jika komputer anda tersambung melalui jaringan LAN,
tidak menutup kemungkinan lambatnya internet anda disebabkan oleh lambatnya koneksi LAN yang anda gunakan.
Untuk mempercepat koneksi LAN tersebut, anda bisa mempraktekkan cara berikut ini:
- klik Start >> Run >> ketik Regedit >> tekan Enter
- Akses HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\RemoteComp
uter\NameSpace
- Hapus key (D6277990-4C6A-11CF-8D87-00AA0060F5BF)


8. Cara mempercepat internet dengan mengubah prioritas ServiceProvider.
- Klik Start;  Run; ketik Regedit ; tekan Enter
- Akses HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Tcpip\ServiceProvider
- Ubah nilai key dibawah ini menjadi 1
DnsPriority=1
HostsPriority=1
LocalPriority=1
NetbtPriority=1

 Demikian informasi yang dapat kami sampaikan terkait dengan info terbaru dan update mengenai Optimasi Cara Mempercepat Koneksi Internet Terbaru Lengkap. Semoga informasi yang telah kami sampaikan diatas dapat bermanfaat untuk anda terutama yang saat ini sedang mencari info terbaru dan update mengenai cara optimasi kecepatan internet. terimakasih atas kunjugan anda

Sumber: http://hargamodemterbaru.blogspot.com/2013/05/optimasi-cara-mempercepat-koneksi.html

Rabu, 07 Desember 2011

Android


Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk GoogleHTCIntelMotorola,QualcommT-Mobile, dan Nvidia.
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.
Versi android terbaru yaitu versi 3.0. Android juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti SamsungSony Ericsson dan lainnya.

2007-2008: Produk awal

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer IncGarmin LtdSoftbankSony EricssonToshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.


Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.


Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukunganBluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.


Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.


Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.


Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.


Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.


Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.


Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.


Fitur

Fitur yang tersedia di Android adalah:
  • Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
  • Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
  • Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
  • SQLite: untuk penyimpanan data.
  • Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,
AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
  • GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
  • Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)


Android bagi komunitas sumber terbuka (open source)

Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail GmailGoogle Maps, dan Google Calendar.
Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.

Tampilan Baru dari Youtube

tampilan baru youtube


Tampilan Baru dari Youtube. Redesain besar-besaran dilakukan oleh YouTube. Redesain tersebut disebut-sebut sebagai perombakan terbesar yang pernah dilakukan situs berbagi video ini. Lantas, apa saja yang berubah?

Yang menonjol adalah bahwa desain baru ini menyerupai situs jejaring Google+. Tidak heran sebab mereka memiliki 'induk' yang sama yakni Google.

Pengunjung YouTube bisa melihat adanya 'activity feed' di bagian tengah halaman, yang digapit 'channel' di sebelah kiri dan 'recommendation' di sebelah kanan.

Dan yang terpenting dari redesainn ini sebenarnya adalah 'channel'. YouTube kini memang memposisikan dirinya sebagai pesaing dari TV kabel.

Merekapun telah menyediakan jutaan channel baru dan konten-konten 'profesional' agar bisa berkompetisi di ranah ini dan meraup pundi-pundi uang yang lebih banyak.

Pengunjung bisa melihat button 'add channel' di pojok kiri atas halaman di mana di bawahnya terdapat 10 channel favorit.

Jika diperhatikan, YouTube turut menambahkan warna abu-abu soft di background video. Dan, YouTube kini lebih 'akrab' dengan sepupunya yakni Google+.

Selain memiliki desain yang menyerupai Google+, situs berbagi video ini juga otomatis terintegrasi dengannya. Untuk integrasi ke Facebook dan Twitter sendiri, YouTube melakukannya secara opsional, dengan adanya perubahan design serta penambahan channel, YouTube berharap pihaknya bisa meningkatkan waktu yang dihabiskan pengunjung di situs mereka.

sumber: http://www.detikinet.com

Selasa, 22 November 2011

Include Google Search Engine

Untuk lebih mengenalkan alamat web anda pada pengguna pada umumnya, Anda bisa menambahkan dengan Google Search Engine. Agar pada saat orang lain mencari lewat google dapat ditemukan alamat yang anda punya. Adapun cara-cara tersebut bisa dilakukan tetapi mengharuskan Anda memiliki Account di Google.
Adapun Cara-caranya adalah sebagai berikut:

1. Masuklah ke alamat http://www.google.co.id/cse/?hl=id


2. Memasukkan email dan sandi. Di sini user diharuskan memiliki account di google.
    Harus memiliki account di Google.

3. Mengisi Konfigurasi Mesin Telusur.
    Disini anda bisa mengkonfigurasi dari account anda.

4. Pilih atau Ubahsesuaikan gaya
    Anda bisa mengatur tampilan saat Google Search Engine yang ditambahkan di web pribadi Anda dijalankan.

5. Konfirmasi dan jangan lupa menyimpan script yang diberikan pada tahap akhirnya.
    Konfirmasi dari email google anda dan silahkan di include script tadi dalam web pribadi Anda.

Kode tersebut dapat di Includekan dalam web pribadi anda.
Silahkan mencoba dan Semoga Berhasil... :)

Kamis, 29 September 2011

Pengamanan Saat Kita Browsing

Bagi Pengguna internet kebanyakan, privasi dalam penggunaan internet amatlah dibutuhkan. Karena kadang kita tidak mau orang lain mengetahui yang tidak perlu orang lain tahu dari kita. Oleh karena itu kita perlu meminimalisir dari orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengotak-atik akun kita di internet.


Contohnya dalam pengguna fasilitas komputer publik dapat menggunakan fasilitas private browsing milik peramban demi menjaga kerahasiaan data-datanya. Mode private browsing dapat mengurangi resiko kebocoran informasi sensitif karena peramban tidak akan menyimpan sejarah penjelajahan di mode ini. Satu hal yang perlu dipahami bahwa penggunaan private browsing hanya menghindarkan penyimpanan data di komputer pengguna selama penggunaan peramban, bukan di titik yang dilalui koneksi internet seperti server atau proxy.

Berikut ini adalah kalimat peringatan yang terdapat di halaman http://support.mozilla.com/en-US/kb/Private%20Browsing.

Warning: Private Browsing doesn't make you anonymous on the Internet. Your Internet service provider, employer, or the sites themselves can still track what pages you visit. Private Browsing also doesn't protect you from keyloggers or spyware that may be installed on your computer.

                             
          Tampilan peramban Mozilla Firefox mode private browsing